Cara Mengidentifikasi Apakah Batu Akik dan Batu Mulia yang Anda Miliki Asli atau Palsu,- Batu
Akik juga disebut dengan batu cincin atau nama yang lebih populer yaitu batu
mulia sekarang ini tengah menjadi tren dan populer di kalangan masyarakat luas.
Nilai keindahan dan keunikannya menjadi daya tarik yang luar biasa kuat besar kepada siapapun yang melihatnya. Fenomena
ini dapat dilihat dimasyarakat umum, mulai dari lapak pinggir pasar sampai
penjualan se-level hypermart. Semua tempat itu akan selalu didatangi oleh
banyak penggemar asesoris batu mulia, tidak hanya sekedar melihat tetapi membeli
bahkan bersaing untuk mendapatkanya.
Batu
Akik atau Batu Mulia memiliki level-level atau kelas tertentu, misalnya,
zamrud, ruby atau
safir merupakan batu mulia yang dikategorikan sebagai batu permata yang hanya dapat ditemukan di penjual-penjual khusus. Sedangkan untuk jenis-jenis batu akik seperti jenis sulaiman, cempaka madu, duri bulan, pandan, anggur, badar besi dan lain sebagainya bisa didapatkan di penjual level lapak atau penjual batu cincin walaupun ada juga toko permata besar yang munjualnya.
safir merupakan batu mulia yang dikategorikan sebagai batu permata yang hanya dapat ditemukan di penjual-penjual khusus. Sedangkan untuk jenis-jenis batu akik seperti jenis sulaiman, cempaka madu, duri bulan, pandan, anggur, badar besi dan lain sebagainya bisa didapatkan di penjual level lapak atau penjual batu cincin walaupun ada juga toko permata besar yang munjualnya.
Nilai
keidahan asesoris ini banyak yang unik sampai memukau, terutama untuk para
penggemar kolektor. Selain sebagai koleksi, batu akik juga kerap dijadikan
berbagai asesoris, seperti kalung, anting-anting, gelang atau cincin dengan
berbagai jenis ikatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, selera dan
bahkan finansial. Bahan baku ikatan batu cincin biasanya bisa dari emas, perak,
baja ataupun kuarsa (emas campuran 18 karat), sebagaimana Batu Akik Terbaik di Indonesia.
Harga
batu mulia (batu akik) saat ini memang telah menjadi lahan bisnis yang cukup
menggiurkan, terlebih lagi bisnis ini selalu ramai peminatnya. Memang banyak
penjual batu cincin yang batu-batu asli, namun tak sedikit juga oknum-oknum
yang memanfaatkan tren batu cincin ini untuk mencari keuntungan pribadi dengan
cara melakukan penipuan kepada konsumen.Siapapun tidak ingin mengalami hal tersebutu, oleh karena itu admin mencoba memberikan tips bagaimana cara membedakan batu cincin asli dan palsu. Berikut ciri-ciri Batu Akik original.
Batu Akik memiliki unsur dingin, oleh karenanya jika
ditempelkan ke kulit maka akan terasa dingin dan terasa sejuk.
Tidak rusak, meleleh atau berubah tekstur jika disulut
dengan bara api atau dibakar.
Jika dibakar batu akan terasa panas, namun akan
langsung dingin kembali dalam hitungan detik. Ini adalah sifat khas batu akik
yang memiliki unsur dingin sesaat setelah dipanaskan.
Batu mulia atau batu cincin yang asli kondisinya tak
dapat 100% mulus. Akan ada selalu ada kekurangannya baik dari segi tekstur luar
maupun didalamnya, misalnya seperti tampak ada retakan atau berserat. Berbeda
dengan batu sintetis (buatan) yang terlebih jauh lebih sempurna, tanpa serat
sehingga tampak lebih halus dan jauh lebih bening seperti kaca.
Batu akik (gemstone) lebih keras sehingga tidak akan
lecet apabila digoreskan ke kaca. Justru sebaliknya, kaca yang akan tergores.
Batu mulia yang harganya mahal biasanya memiliki
sertifikat yang berisikan nama batu, nomer identitas batu, warna, berat,
bentuk, dimensi dan cap resmi dari perusahaan yang mengeluarkan batu tersebut..




0 Komentar untuk "Cara Mengidentifikasi Apakah Batu Akik dan Batu Mulia yang Anda Miliki Asli atau Palsu"