Buku Agama Islam Mencantumkan Kata Banci Menjadi Imam

Buku Agama Islam Mencantumkan Kata Banci Menjadi Imam,- Buku agama Islam untuk Sekolah Dasar ini buat ribut di dunia, karena didalamnya terdapat sebuah pernyataan jika seorang banci bisa menjadi imam saat sholat. Awalnya buku ini menjelaskan tentang  syarat-syarat untuk menjadi imam. Kemudian, di bawahnya terdapat penjelasan tiga ciri orang yang bisa menjadi imam, salah satunya adalah
banci.

Dalam buku tersebut dituliskan jika banci bisa menjadi imam jika semua makmumnya merupakan wanita. Namun, banci tidak bisa menjadi imam jika makmumnya merupakan pria atau pun banci juga. Buku ini pun menjadi sorotan publik dan bahkan mendapat banyak protes dari para netizen. Ada yang mengatakan jika pemuatan banci dalam buku ini berpandangan negatif, namun ada juga yang mendukung bahasan dari buku ini.

Sebuah buku untuk siswa madrasah ibtidaiyah (sekolah dasar) itu mengajarkan tata cara shalat yang mem-plintir prinsip Islam. Isu tersebut mencuat setelah seorang ibu satu anak di Sumatera Utara, Rika Rahma Dewi, memposting salah satu halaman dari buku tersebut.

Secara umum dibuku tersebut tertulis syarat untuk menjadi imam salat adalah seorang laki-laki dan fasih membaca Alquran. Namun, paragraf berikutnya tertulis tiga jenis orang yang bisa menjadi imam dan memimpin salat jika seluruh makmumnya terdiri atas perempuan. Salah satunya, banci sah menjadi imam bagi wanita.

Refleksi dari buku yang keliru ini muncul dari netizen melalui akun akun Facebooknya, Rika mengatakan apa yang diajarkan buku tersebut tidak sesuai dengan ajaran Islam.


''Allah menciptakan manusia itu laki2 dan perempuan. Ini buku kokmasukin kriteria banci... Hati2 bunda, perhatikan waktu anak kita belajar,'' tulis Rika.

Pada buku tersebut ditulis syarat menjadi imam adalah seorang laki-laki yang baik akhlaknya dan fasih dalam membaca Alquran. Kalimat selanjutnya ditulis orang yang diperbolehkan menjadi imam adalah laki-laki ketika seluruh ma'mumnya laki-laki dan perempuan. Kedua adalah perempuan ketika seluruh ma'mumnya perempuan dan banci ketika seluruh ma'mumnya perempuan.

Rika tidak menyebut judul bukunya. Namun, salah satu netizen berkomentar buku tersebut diperuntukkan siswa ibtidaiyah kelas dua.

Postingan halaman tersebut direspon banyak netizen. Salah satu netizen, Firdaus Herliansyah, yang menyebut Islam memang mengenal istilahKhunsa. Namun, banyak orang salah kaprah dalam mengartikan hal tersebut.

''Kalo khuntsa memang masuk dalam pembahasan kitab-kitab fiqh para ulama. Mungkin ke depannya tim penerjemah buku harus lebih teliti lagi..,'' tulis Firdaus mengomentari postingan Rika.

Khunsa berarti hermafrodit atau berkelamin ganda. Memang ada makhluk ciptaan Allah yang berkelamin ganda atau sulit dibedakan alat kelaminnya.

Sedangkan, banci adalah seorang laki-laki yang sengaja mengubah kelaminnya menjadi kelamin perempuan atau laki-laki yang berperan seolah-olah dirinya adalah perempuan.

''Khuntsa itu dalam buku tersebut diterjemahkan banci. Padahal, sejatinya khuntsa itu bukan banci yang dibuat-buat seperti zaman sekarang ini.

Satu lagi media pembelajaran di negeri ini salah memberikan penjelasan untuk belajar; terlepas apapun pejelasan untuk memberikan alibi kepada buku tersebut. Ada baiknya penerbit buku meng-edit dengan benar setiap produk buku yang akan dijual kepasar. Seorang editor buku harusnya memahami semantik kebahasaan dalam dalam menganalisa ide yang ada dibuku bukan sekedar analisa tata bahasa sempit , lantas di-publish dan mencapai target penjualan. Kasihan generasi negeri ini,

Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Buku Agama Islam Mencantumkan Kata Banci Menjadi Imam"